08 Sep 2010 12:09 AM
HomeBeritaArtikelKlasemenForumGuestbookGaleriJadwalKontakSitemap
Persib Bandung
Kilas Balik
Organisasi
Prestasi
Official 2009
Skuad 2009
Liga Intern
Persib Junior
Liga Indonesia
Sejarah
Tim Peserta
Copa Indonesia
Kota Kembang
Tempo Doeloe
Wisata
Direktori
Pernak Pernik
Wallpaper
PocketPC Themes

28 Jul 2010 07:07 AM


Gonzales Tergusur

Lebih dari 50 persen pemain lama Persib Bandung, termasuk pencetak gol tersubur Persib, Cristian "El Loco" Gonzales, dipastikan tergusur dari skuad Darko-Daniel Janackovic yang baru saja ditetapkan sebagai arsitek tim kebanggaan bobotoh tersebut.

Penilaian telah menurunnya ketajaman Gonzales yang disebabkan oleh faktor usia yang membuat nama striker asal Uruguay ini tercoret dari daftar nama pemain yang diproyeksikan Janackovic musim depan.

"Sebenarnya, saya masih mengajukan nama-nama pemain lama termasuk Gonzales dalam pertemuan dengan konsorsium. Namun karena kewenangan pemilihan pemain ada di tangan pelatih, nama Gonzales tidak masuk dalam daftar pemain yang akan dipertahankan," kata Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), H. Umuh Muchtar di salah satu rumah makan di Jln. L.L.R.E. Martadinata Bandung, Selasa (27/7).

Kendati daftar nama pemain yang akan dipertahankan dan tidak sudah disodorkan Janackovic, Umuh belum mau menyebutkannya satu per satu. Namun berdasarkan informasi yang dihimpun "GM" dari sejumlah sumber, selain Gonzales, dua nama pemain asing Persib yang masih ada hingga akhir musim lalu, yaitu Cristian Rene Martinez dan Satoshi Otomo pun turut tergusur. Begitu juga dengan nama-nama pemain yang musim lalu lebih banyak duduk di bangku cadangan seperti Budi Sudarsono, Cucu Hidayat, Aji Nurpijal, Edi Hafid Murtado, Irwan Wijasmara, dan Chandra Yusuf Ahmad.

Dua pemain cadangan yang kemungkinan selamat dari ancaman pencoretan adalah dua penjaga gawang Cecep Supiyatna dan kiper muda, Dedi Heryanto. Cecep dan Dedi kemungkinan besar tetap akan mendampingi penjaga gawang utama Markus Horison Rihihina.

Selain Markus, para pemain lain yang tetap masuk dalam skenario Janackovic adalah para pemain yang musim lalu secara reguler menjadi starter dan pemain muda yang dinilai potensial seperti Atep, Eka Ramdani, Nova Arianto, Maman Abdurahman, Hariono, Airlangga, Wildansyah, dan Munadi. Satu-satunya starter pemain lokal yang disebut turut tergusur adalah Gilang Angga Kusumah.

Zah Rahan dan Siswanto

Mengenai para pemain baru yang ada dalam skenario Janackovic, Umuh mengaku tidak banyak pemain yang dikenalnya. Hanya saja, Umuh sempat menyebutkan ada tiga nama pemain asing --salah satunya dari Argentina-- yang juga tidak dikenalnya karena belum bermain di Indonesia.

"Kalaupun ada yang saya tahu adalah dua pemain Asia asal Singapura yang masuk dalam bidikan Janackovic yaitu Muhammad Ridhuan dan Mohammad Noh Alam Sah," katanya.

Kepada Janackovic, Umuh pun sempat mengajukan nama Zah Rahan Krangar (Sriwijaya FC) dan Siswanto (Persema) untuk dipertimbangkannya. "Tapi, dia tidak mengenal Zah Rahan dan Siswanto. Padahal kedua pemain itu sudah siap ke Persib," kata Umuh.

Satu pemain lagi yang keputusannya diserahkan kepada pelatih adalah Erik Setiawan (Persija) yang secara kebetulan bertemu dengan Umuh kemarin. "Erik juga diajukan. Tapi keputusannya ada di pelatih baru," tambahnya.

Source: GM


Komentar: 68

amet_oyen30 Jul 2010 05:07 PM
pemaen mna att anu mbung k PERSIB, sadaya buruan bakal beunang gra...AMIN
'prsib is my'


ebithakim30 Jul 2010 02:07 PM
dipalih payung mendingan nganggo aldo baretto, teu manja jiga golzales.
baretto rada nyeureud . .


tablo30 Jul 2010 10:07 AM
punten...,,!!!oke lah perombakan besar2an,,,..mung simkuring teu satuju mun 2 singapura pindah ka persib...!!!sami wae ngopy juara musim kamari...!!!

dewi_cinta30 Jul 2010 09:07 AM
setuju sareng nu di handapeun abi.....punten weh di sektor payun na ditambih sergio van dijk ah leuwih nyeureud geura sok....^_^

ruliwins29 Jul 2010 09:07 PM
Musim depan jajarkeun atep-zah rahan-hariono-eka-suchao di lini tengah persib...

masing baroncel oge di jamin kuat pisan tah lini tengah persib...





Komentar-Komentar lainnya...

Back to the top