08 Sep 2010 12:09 AM
HomeBeritaArtikelKlasemenForumGuestbookGaleriJadwalKontakSitemap
Persib Bandung
Kilas Balik
Organisasi
Prestasi
Official 2009
Skuad 2009
Liga Intern
Persib Junior
Liga Indonesia
Sejarah
Tim Peserta
Copa Indonesia
Kota Kembang
Tempo Doeloe
Wisata
Direktori
Pernak Pernik
Wallpaper
PocketPC Themes

19 Jul 2010 03:07 AM
Pengirim: dsudrajat

AREMA MENANG, PERSIB MERADANG
Penulis: Dadang Sudrajat

Kekalahan telak dan menyakitkan Persib atas Arema pada hari Minggu, 18 Juli 2010, di Stadion Kanjuruhan Malang, pukul 15.30-selesai, tidak pernah lepas dari ketidakhadirannya pemain inti, seperti Eka dan Satoshi. Persib begitu pincang, monoton, dan sulit berkreasi secara aktif sehingga tampak kebingungan dalam membangun serangan, walaupun memiliki beberapa peluang emas, bahkan dua kali kesempatan tendangan penalti, gagal dieksekusi oleh Gonzalez!!!??? Entah karena tidak beruntung, kesiapan mental yang kurang, atau ada faktor lain yang sulit diduga, sang "El Loco", dua kali Gagal Total mempertipis jarak gol Persib atas Arema! Sungguh hal yang sangat disesalkan, dalam hal ini, Gonzalez perlu meminta maaf kepada para bobotoh atas keberaniannya mengambil eksekusi ulang penalti kedua yang 'tetap gagal'. Mungkin bukan cuma dirinya (red - Gonzalez, tetapi ada pihak lain juga yang diduga terlibat atas kegagalan eksekusi tendangan penalti ini?!). Apakah Persib cuma punya seorang eksekutor tunggal untuk tendangan penalti, sehingga secara mental turut berkontribusi atas jatuhnya mental para pemain Persib ini? Jawabannya masih perlu diuji lagi dan masih perlu penjelasan pihak-pihak yang terkait.
Ada hal yang menarik dalam pertandingan kemarin, lini belakang Persib selalu menjadi 'titik lemah utama' meski sudah diarsiteki oleh kang Robby - yang notabene 'legenda pemain belakang Indonesia yang hebat, namun tetap saja, kelemahan itu tidak dapat ditutupi! Kejadian ini mudah-mudahan menyadarkan berbagai pihak, tentang masih perlunya tim pembesut Persib untuk belajar banyak dari orang lain agar segera bisa memperbaiki keadaan ini. Artinya, dengan sikap legowo dan terbuka, pihak-pihak yang terkait, hendaknya dari sekarang membuka diri, kalau Persib 'masih perlu sentuhan orang-orang profesional (red - pelatih berkelas yang profesional di bidangnya)' untuk meningkatkan performa pada musim kompetisi selanjutnya! Semua orang harus menyadari hal ini kalau Persib ingin maju, janganlah kehadiran seseorang diwacanakan, apapun alasannya sebelum jelas statusnya! Tingginya tingkat resistensi terhadap 'upaya-upaya inovatif' dari pihak internal tim Persib, mungkin dapat diidentifikasi sebagai faktor awal sulitnya Persib meraih prestasi yang mumpuni. Harapan saya, mudah-mudahan ke depan Persib diarsiteki oleh orang profesional yang lebih mumpuni dari berbagai sisi, bukan sekedar 'paham karakteristik permainan tim Persib, tetapi juga visioner dengan belajar dan belajar dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya sehingga kelemahan utama dapat diatasi sedini mungkin. Viva Persib



Komentar: 9

sihunk_maunk22 Jul 2010 05:07 PM
Ganti PELATIH....!!!!! Eta intina mah.

Cing anu ngagaraduhan stickholder d kepengurusan Persib ngadangu sareng peka teu kanu masukan ti bobotoh.

Hidup Persib..


dedithea6422 Jul 2010 05:07 AM
ganti formasi n gnti pelatih

jurig_biru22 Jul 2010 12:07 AM
maju kang darko,,!!! bikin perubahan...!!!tong ngerakeun atuh persib teh..........bisi sponsorna kalabur,,,,,,,

qq_mio20 Jul 2010 08:07 PM
mun jiga kamari deui moal yakin lolos...
cape ngarep" PERSIB meunang.


mata_maung20 Jul 2010 07:07 PM
cobian atuh ku pelatih nu mahal jeung alus
trus pamaena ulah make pamaen luar lah kagok keok





Komentar-Komentar lainnya...

Back to the top